Selamat Datang KSAD Baru Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Komando !

Laksamana Agus Suhartono (tengah) berpose dengan Jenderal TNI George Toisutta dan Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Jakarta, Kamis (30/6). Foto: Biro Pers Istana Presiden/ Abror Rizki

 

Jangan Politisasi Urusan Militer Sebab Pramono Edhie Wibowo Layak Jadi KSAD, Komando ! 

Mantan KSAD Subagyo HS : Pengalaman Tempur Wajib Dipertimbangkan Bagi Calon KSAD 

 

Jakarta, 6 Juli 2011 (KATAKAMI.COM) —- Setelah dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yang baru pada tanggal 20 Juli 2011, rencananya pada hari Kamis (7/7/2011) besok akan dilaksanakan serah terima jabatan KSAD dari Jenderal TNI George Toisutta kepada Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Markas Besar TNI AD, Jakarta.

Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo adalah KSAD ke 29 berdasarkan Keppres Nomor 40/TNI/2011.

Jenderal Pramono Edhie Wibowo lahir di Magelang, 5 Mei 1955.

Ia mengawali karir militernya sebagai taruna Akabri darat tahun 1980. Kemudian dipercaya menjadi komandan Pleton 4 Kopassandha atau Kopassus dan ditugaskan menjadi komandan grup-1 Parako pada tahun 1997 serta Komandan Grup 5 Anti terror di tahun 1998.

Pada tahun 2000, Pramono Edhie Wibowo yang merupakan putra mantan Komandan Kopassus almarhum Sarwo Edhie Wibowo, bertugas menjadi ajudan wakil presiden RI dan menjadi ajudan bagi Presiden Megawati Soekarno Putri pada tahun 2001-2004.

Namun, pada tahun 2005, ketika mendapatkan pangkat Brigadir Jenderal, ia kembali ke lingkungan Kopassus menjabat sebagai Wadanjen hingga tahun 2007.

Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo membaca sumpah jabatan saat pelantikannya sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat di Jakarta, Kamis (30/6). Foto: Biro Pers Istana Presiden/ Abror Rizki

 

Setahun kemudian, Pramono Edhie Wibowo diangkat menjadi Komandan Jenderal Kopassus dengan pangkat Mayor Jenderal dan menjadi Pangkostrad dengan pangkat Letnan Jenderal pada tahun 2010.

Jenderal Pramono Edhie Wibowo menikah dengan Kiki Gayatri dan saat ini telah dikaruniai satu orang putri dan satu orang putra. Ia telah mengantongi banyak pengalaman operasi lapangan diantaranya adalah Operasi Seroja di Timtim.

Diantara penugasan luar negerinya, ia pernah dikirim ke negara seperti Spanyol, Nepal, dan Amerika Serikat. Selain itu, Pramono juga mengantongi cukup banyak bintang jasa seperti Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Yudha Dharma Utama, Satya Lencana Santi Dharma I, dan Bintang Kartika Eka Paksi Pratama.

Mulai tanggal 30 Juni 2011, Jenderal Pramono Edhie Wibowo menjabat sebagai Kepala Staff Angkatan Darat yang baru menggantikan Jenderal George Toisutta. Pelantikan dan pengangkatan sumpah dilakukan di Istana Negara, Kamis (30/6/2011).

“Kita harus terus mengembangkan sumber daya manusia, untuk mengimbangi perkembangan teknologi,” kata Jenderal Pramono Edhie Wibowo ketika ditanya wartawan mengenai rencananya dalam mengemban tugasnya yang baru.

TB Hassanudin, Wakil Ketua Komisi I DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan.

 

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya upacara serah terima jabatan KSAD yang baru, TB Hassanudin selaku Wakil Ketua Komisi I DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan beberapa masukan kepada Jenderal Pramono Edhie Wibowo.

“Yang pertama, KSAD yang baru diharapkan bisa menyelesaikan progam Minimum Essential Force (MEF) di lingkungan TNI Angkatan Darat sesuai dengan program Mabes TNI dan Departemen Pertahanan. Dalam MEF itu sudah diatur bahwa dalam waktu 5 tahun dan 10 tahun ke depan, TNI AD harus memiliki kemampuan dan melaksanakan berbagai program. Buku biru untuk kegiatan-kegiatan TNI AD.  Jadi TNI AD harus mengacu pada MEF. Lalu, KSAD baru juga harus mampu meningkatan kemampuan profesionalisme TNI Angkatan Darat agar menjadi tentara yang profesional dan tidak berpolitik sesuai dengan ketentuan Undang Undang” kata TB Hassanudin kepada KATAKAMI.COM dalam percakapan, Rabu (6/7/2011) di Jakarta.

Selain itu, TB Hassanudin juga berharap agar KSAD baru dapat lebih meningkatkan disiplin prajurit serta pemahaman yang lebih baik terhadap hukum dan hak asasi manusia. KSAD juga kita harapkan dapat menyelesaikan kasus kasus perkelahian prajurit yang terjadi antar angkatan atau antar institusi. Juga mengupayakan agar jangan terjadi lagi kasus-kasus pelanggaran HAM” lanjut TB Hassanudin.

TB Hassanudin yang juga merupakan mantan Sekretaris Militer Presiden di era kepemimpinan Megawati Soekarnoputri menambahkan bahwa KSAD yang baru juga diharapkan dapat mencarikan solusi penyelesaian yang terbaik untuk kasus-kasus sengketa tanah antara TNI Angkatan Darat dan kasus-kasus sengketa rumah dinas dengan para purnawirawan. Ketika ditanya KATAKAMI.COM mengenai kesejahteraan prajurit, TB Hassanudin menjawab bahwa itu adalah urusan negara dan jangan dibebankan kepada KSAD.

“Pokoknya yang namanya kesejahteraan, kesehatan, perumahan, pendidikan dan urusan gaji prajurit, mutlak menjadi tanggung-jawab dan urusan negara dalam memenuhinya. Dan kalau sudah berbicara tentang upaya peningkatan kesejahteraan prajurit, kita harus bicara tentang kesejahteraan prajurit TNI secara keseluruhan. Bukan cuma TNI Angkatan Darat. Yang penting disini, TNI Angkatan Darat harus diingatkan agar jangan ada lagi bisnis-bisnis TNI yang mengatas-namakan kesejahteraan prajurit” ujar TB Hassanudin.

 

Mayor Jenderal Geerhan Lantara, Pangdam XII / Tanjung Pura

 

Sementara itu, Mayor Jenderal Geerhan Lantara selaku Pangdam XII /Tanjung Pura menyampaikan ucapan selamat kepada pimpinan yang baru di lingkungan TNI Angkatan Darat.

“Saya ikut bangga atas pengangkatan beliau. Dan kalau ditanya soal harapan, ya … saya pikir harapan saya sama dengan harapan prajurit lainnya. Di tangan beliau dengan latar belakangnya , KSAD yang baru pasti akan mampu melanjutkan yang telah dilakukan oleh oleh KSAD lama dan menuju pada tujuan yang oritentasinya adalah profesionalisme prajutit” kata Mayjen. Geerhan Lantara kepada KATAKAMI.COM dalam percakapan di Jakarta, Rabu (6/7/2011).

Menurut Geerhan, Jenderal Pramono Edhie Wibowo pasti bisa melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Kalau dengan bahasa yang lebih simple, beliau ini hebatlah. Dia profesional, taat aturan, punya latar belakang dan rekam jejak yang baikdan yang yang terpenting dia juga punya sederet presstasi. Beliau memang pantas jadi KSAD” ungkap Geerhan Lantara.

 

Pramono Edhie Wibowo

 

Sekali lagi, ucapan selamat perlu disampaikan kepada Jenderal Pramono Edhie Wibowo.

Seperti yang pernah dilakukannya selama ini kepada para prajurit bila ditugaskan menjadi pimpinan di Satuan- Satuan, Pramono Edhie Wibowo harus memiliki kepedulian dan kepekaan yang lebih besar terhadap seluruh prajurit TNI Angkatan.

KSAD yang baru harus turun ke bawah, berbaur dan melihat langsung kondisi di lapangan ( terutama kondisi para prajurit-prajuritnya ), termasuk yang bertugas di wilayah terjauh dan terpencil.

KSAD yang baru harus tetap menunjukkan dan membuktikan kuatnya kemanggulan TNI Angkatan Darat dan rakyat Indonesia.

Lebih dekat, lebih humanis dan lebih bersahaja dalam menjalin kemitraan dengan masyarakat, termasuk dalam menjalin relasi dan kerjasama yang baik dengan institusi Angkatan Darat dari negara-negara lain.

KSAD yang baru harus menunjukkan dan membuktikan bahwa ia tetaplah pribadi yang mumpuni, sederhana dan senantiasa mampu menempatkan diri.

Selamat Jenderal ! Selamat !

Komando !

(MS)

About these ads

Comments are closed.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 9,396 other followers