Selamat Datang Kapolda Metro Jaya Yang Baru, Irjen Putut Eko Bayuseno

Irjen. Polisi Putut Eko Bayuseno

 

Jakarta, 26 Oktober 2012 (KATAKAMI.COM)  —  Akhirnya, ke Polda Metro Jaya jugalah, perwira tinggi yang satu ini kembali.

Irjen Pol Putut Eko Bayuseno akan menduduki jabatan baru sebagai Kapoda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Untung Suharsono Radjab yang memasuki masa purna bakti (pensiun).

Sesuai surat keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor 640 Tertanggal 26 Oktober 2012 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan baru di lingkungan Polri yang diterima wartawan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Putut Eko Bayuseno akan menggantikan Irjen Pol Untung Suharsono Radjab sebagai Kapolda Metro Jaya.

Posisi yang ditinggalkan Putut, akan digantikan Brigjen Pol Joodie Roseto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung.

Putut, bukan orang baru di jajaran Polda Metro Jaya.

Sebelum akhirnya ia ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya, Putut pernah menduduki jabatan sebagai Wakapolda Metro ( 2009 – 2011 ).

 

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo menganugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama kepada Kabareskrim Komjen Pol Sutarman dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Putut Eko Bayuseno (kanan) di Jakarta, (24/5/2012). Foto : ANTARA/Reno Esnir

 

Kapolda Metro Jaya Irjen Untung Rajab : Tugas Kepolisian Memerangi Kejahatan

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suhardi Alius : Polda Metro Jaya Siaga Satu Amankan Jakarta

 

Masuknya Putut ke wilayah ibukota, merupakan orang baru yang ketiga untuk warga Jakarta.

Orang baru yang pertama dan kedua adalah Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru, pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahya Purnama (Ahok) yang sudah resmi dilantik tanggal 15 Oktober 2012.

Hanya kurang dari dua minggu, terjadi juga pergantian di jajaran Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Irjen. Untung S. Rajab akan memasuki masa pensiun.

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo sudah menunjuk bahwa Putut yang dianggap layak dan kapabel menjadi pengganti Untung sebagai Kapolda Metro Jaya.

Persis di Hari Idul Adha, pengumuman tentang pergantian jabatan Kapolda Metro Jaya disampaikan ke media.

Tugas Putut di lingkungan Polda Metro Jaya, bukanlah tugas yang ringan.

Jakarta, sebagai ibukota dan pusat pemerintahan, menyimpan seribu satu macam permasalahan yang terkait erat dengan masalah kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat).

Tapi, Putut yang lahir di Tulungagung 28 Juni 1961 ini, sudah mengenal dengan baik kota Jakarta karena sebelumnya ia sudah pernah bertugas di jajaran Metro Jaya.

“Saya belum bisa banyak bicara mengenai tugas baru sebab belum sertijab (serah terima jabatan). Tetapi saya siap melaksanakan tugas sebaik-baiknya dengan kerja keras” kata Putut Eko Bayuseno secara EKSKLUSIF kepada KATAKAMI.COM yang menghubunginya via telepon, Jumat (26/10/2012).

 

Irjen. Putut Eko Bayuseno ( Foto : INILAH.COM )

 

Putut masuk ke Polda Metro Jaya disaat Indonesia bersiap menantikan agenda perpolitikan nasional tahun 2014 mendatang.

Seperti yang diungkapkan sendiri oleh Irjen Untung S. Rajab, tahun 2014 adalah tahun politik yang panas.

“Polda itu aman atau tidak aman tergantung dari kita. Kedepan tentu tugas ini akan lebih berat karena menghadapi gangguan kamtibnas terutama menjelang situasi politik yang memanas dan berat di Pilpres 2014,” kata Irjen Untung S. Rajab, saat melantik Kepala Biro Operasional ( Karo Ops) di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/9/2012).

Terbuka kemungkinan bahwa rekam jejak Putut sebagai mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menjadi salah satu pertimbangan yang mempermulus karier dan jabatannya di lingkungan Kepolisian.

Tapi lepas dari pengalamannya bekerja secara baik sebagai Ajudan Kepala Negara selama kurun waktu 5 tahun, Putut sudah teruji secara baik dan membuktikan bahwa ia dapat bertugas sebagai maksimal.

Ia memiliki rekam jejak yang baik sejak awal di kepolisian :

1984 : PA Staf PTIK

1988 : Wakasat Sabhara Polresta Manado

1989 : Kapolsekta Manado Utara

1992 : Kapolsekta Manado Tengah

1993 : SPRI Kapolda Sulteng

1993 : PS Kabag Tatib Lantas Polda Sulteng

1994 : Kabag Jianma Dit Lantas Polda Sulteng

1995 : Guru Muda Pusdik Lantas Polri

1997 : Kabag Redigent Dit Lantas Polda Jambi

1997 : Pamen Polda Jambi

1998 : Kabag Tatib Lantas Dit Lantas Polda Jatim

1999 : Kabag Redigent Dit Lantas Polda Jatim

2000 : Kapolres Situbondo Polwil Besuki Polda Jatim

2001 : Kapolres Jember Polwil Besuki Polda Jatim

2003 : Koorspripim Polda Jatim

2004 : Pamen Desundaman Polri (Ajudan Presiden RI)

2009 : Wakapolda Metro Jaya

2011 : Kapolda Banten

2011 : Kapolda Jawa Barat

Maraknya kejahatan di ibukota, ancaman terorisme, peredaran narkoba, parahnya tingkat kemacetan, gelombang-gelombang aksi unjuk rasa yang dilakukan berbagai elemen masyarakat sebagai wujud dari kebebasan menyampaikan pendapat di alam demokrasi dan permasalahan-permasalahan yang menjadi khas Jakarta, siap menanti Putut.

Sebagai pimpinan yang baru, Putut juga dituntut untuk memperhatikan kesejahteraan anak buahnya di lingkungan Polda Metro Jaya.

Turunlah ke lapangan.

Perhatikan dan kendalikan anak buah.

Lalu jalin interaksi serta komunikasi yang kuat dengan warga Jakarta.

Selamat datang kembali di ibukota Jakarta, Jenderal Putut.

Selamat bertugas Metro 1 yang baru …

 

 

 

(MS)

About these ads

Comments are closed.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 11,935 other followers