Megawati Soekarnoputri : Hati Saya Perih Dicurangi

Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri

 

WAWANCARA EKSKLUSIF KATAKAMI

 

Jakarta 20/9/2009 (KATAKAMI)  —  Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri tampak cantik berbaju kurung dengan nuansa berwarna hijau lumut saat menjadi tuan rumah OPEN HOUSE di hari pertama IDUL FITRI.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan ini didampingi oleh suami tercintanya TAUFIQ KIEMAS saat menerima ucapan dan bersalaman dengan tamu-tamu yang terus mengalir datang ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar Menteng Jakarta Pusat.

“Ayo dicicipi makanannya” kata Megawati dengan ramah dengan senyum khas kepada setiap tamunya.

Dan saat melihat KATAKAMI datang, baru di muka pintu saja Megawati sudah melambai dan menyapa ramah.

“Sini cepat !” kata Megawati sambil tersenyum gembira.

KATAKAMI menghampiri beliau dan terlebih dahulu mengucapkan SELAMAT IDUL FITRI.

Kami berbisik akrab soal “politik terakhir” di tanah air.

Lalu kami tertawa bersama dan apa penyebab kami tertawa akan kami beritahukan di akhir tulisan ini. Dan bila bertemu dengan tokoh sekaliber Megawati, kurang sreg rasanya kalau tidak mengajak beliau “ngobrol” soal perkembangan terakhir di tanah air.

 

Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri

 

Inilah hasil WAWANCARA EKSKLUSIF Katakami dengan Mantan Presiden MEGAWATI SOEKARNOPUTRI :

KATAKAMI (K) Yang pertama soal kekalahan Ibu dalam Pilpres 2009, walau menyadari bahwa ada dugaan kecurangan dalam Pemilu Pilpres lalu, mengapa terkesan Ibu sangat “soft”. Tidak memprotes secara keras. Padahal Ibu juga punya pendukung fanatik yang sangat setia dan jumlah pemilih yang memilih Ibu dalam Pilpres 2009 juga lumayan banyak. Mengapa Bu ?

MEGAWATI SOEKARNOPUTRI (MS) : Bukan soft ! Bukan berarti saya lembek. Kalau saya mau, saya bisa memprotes keras. Tapi apakah kita mau Indonesia ini hancur-hancuran ?

(K) : Maksud Ibu ?

(MS) : Lho, kalau saya memprotes secara keras, pendukung saya akan turun ke jalan. Apakah kita mau ada kerusuhan yang sangat parah misalnya, seperti Kerusuhan 27 Juli 1996 ? Apakah kita mau melihat Indonesia ini hancur ?

(K) : Jadi itu alasannya mengapa Ibu terkesan menahan diri walau sudah dicurangi dalam Pemilu Pilpres 2009 ?

(MS) Ya, saya tidak ingin negara saya hancur. Saya tidak ingin rakyat saya semakin menderita. Kita harus sadar bahwa rakyat Indonesia ini sudah sangat menderita. Apakah kita mau menambah penderitaan rakyat ? Sekali lagi, saya tidak mau rakyat Indonesia semakin menderita kalau misalnya ada kerusuhan di sana-sini hanya karena ada kecurangan dalam Pemilu.

(K) : Tetapi ada pihak tertentu yang mengatakan tidak ada samasekali KECURANGAN dalam Pemilu Pilpres 2009. Apa tanggapan Ibu ?

(MS) : (Tersenyum) Lho, bagaimana sih yang mengatakan bahwa TIDAK ADA KECURANGAN dalam Pilpres ? Bagaimana tidak curang … wong TNI & POLRI podo wae (sama saja, red). Tidak ada yang netral. Sudahlah, saya tahu bahwa semua kekuatan dikerahkan untuk memenangkan. TNI & Polri itu bagaimana sih ? Termasuk BIN (Badan Intelijen Negara, red).

(K) Bukankah selama 5 tahun terakhir ini, Ibu sudah begitu baik mau menerima permohonan Kepala BIN Sjamsir Siregar untuk bertemu karena ingin ngobrol dengan Ibu ?

(MS) Mana berani sekarang datang menemui saya lagi. Coba datang sini, saya mau tanya. Apa ini semua maksudnya ?

(K) Banyak yang berpikir, saat dua Pasangan Capres – Cawapres mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), mereka bisa membantu untuk “membuka” tabir kecurangan dalam Pilpres. Bagaimana komentar Ibu ?

(MS) Ya itulah juga yang membuat hati saya ini … opo yo jenenge (apa ya namanya, red)  … hati saya rasanya PERIH SEKALI. Sebab, MK tidak memutuskan sesuatu yang sangat “mengecewakan”. Kecurangan itu ada. Kisruh DPT (Daftar Pemilih Tetap, red) memang terjadi dimana-mana. Kok dibilang tidak ada kecurangan ? Bagaimana sih ? Kecurangan itu ada !

(K) Lalu, apa rencana ke depan Bu ? Fokus mengurus partai ?

(MS) (Tersenyum) Ya. Tapi menurut saya, sudah waktunya ada regenerasi di PDIP. Masa jabatan saya sebagai Ketua Umum sampai tahun depan, 2010.

(K) Apa benar ada tawaran kursi menteri dari SBY untuk kader PDIP ?

(MS) Siapa bilang ada tawar-menawar kursi menteri ? Saya jawab sekarang, tidak ada samasekali pembicaraan soal kursi menteri. Mana berani dia dan mana punya muka datang ke saya untuk menawar-nawarkan kursi menteri kepada kader saya setelah melakukan KECURANGAN !

(K) Mas Taufiq Kiemas, kabarnya menjadi kandidat terkuat jadi Ketua MPR ya, Bu ?

(MS) Ya mudah-mudahan, saya optimis.

(K) Jadi tanggal 1 Oktober nanti, Mas Taufiq Kiemas dan Mbak Puan Maharani (puteri Megawati, red) sama-sama dilantik di Gedung DPR / MPR ya ?

(MS) Yang dilantik itu GUE … (Megawati tertawa setelah bercanda menyebut kata GUE)

(K) Lho kok Ibu yang dilantik. Gue-nya gue siapa nih ? Suami gue dan anak gue kali ? (Katakami membalas dengan guyonan Megawati)

(MS) (Megawati tertawa). Wis to yo (sudah ya, red).

 

Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri

 

Itulah bagian yang dapat kami publikasikan kepada anda semua. Masih banyak sebenarnya, hal yang kami “simpan” karena merupakan percakapan pribadi yang bukan untuk konsumsi publik.

Dan hal yang membuat KATAKAMI tertawa bersama Ibu Megawati di awal pertemuan adalah guyonan yang diucapkan KATAKAMI begitu bertemu Megawati.

“Hajar kecurangan dalam Pilpres, lawan !!!”.

Megawati langsung tertawa lepas tetapi buru-buru meletakkan jari telunjuknya ke bibir untuk mengisyaratkan agar “tutup mulut”.

Ya, Megawati betul.

Walaupun kebenaran dibungkam tetapi sudah jadi rahasia umum bahwa memang patut dapat diduga ada KECURANGAN.

Dan sialnya, ada yang sangat menikmati kecurangan demi kecurangan itu.  (*)

 

 

 

MS